Modernizing Syariah Cooperatives: Digital Integration and Community Empowerment at BTM Kotagede
DOI:
https://doi.org/10.35326/pkm.v10i1.7819Keywords:
Koperasi Syariah, , Transformasi Digital, Core Co-Operative SystemAbstract
Koperasi syariah memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi masyarakat di Indonesia, namun seringkali menghadapi tantangan manajemen internal, keterbatasan pemasaran, dan adaptasi regulasi. Baitul Tanwil Muhammadiyah (BTM) Kotagede di Yogyakarta mengalami pertumbuhan anggota yang pesat, tetapi menghadapi kendala serius pada aspek likuiditas dan sistem layanan konvensional yang mengharuskan kehadiran fisik anggota. Keterbatasan platform digital menyebabkan lemahnya penghimpunan dana dan risiko ketidakmampuan memenuhi kewajiban jangka pendek. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan modernisasi koperasi melalui peningkatan kapasitas manajerial dan pemasaran dengan tema “Peningkatan Kapasitas Koperasi menuju Koperasi Modern”. Fokus utamanya adalah mengatasi tantangan likuiditas dan memperkuat permodalan melalui integrasi sistem digital. Metode pelaksanaan dilaksanakan melalui pendekatan bertahap yang meliputi: (1) Sosialisasi program dan keterlibatan pemangku kepentingan untuk membangun kesadaran digital; (2) Penerapan dan migrasi teknologi menggunakan cloud-based Core Co-Operative System; (3) Uji coba aplikasi mobile bagi pengurus dan agen lapangan; serta (4) Pemantauan dan evaluasi berkelanjutan melalui survei kepuasan dan analisis data transaksi. Program ini berhasil mengintegrasikan sistem yang mendukung pengelolaan simpanan, pinjaman, dan pelacakan transaksi secara real-time. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi (>90%) dari pengurus karena peningkatan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi operasional. Strategi layanan "jemput bola" melalui aplikasi mobile mampu memulihkan kepercayaan anggota dan mempermudah akses layanan tanpa kendala fisik. Transformasi digital melalui Core Co-Operative System berhasil memperkuat ketahanan kelembagaan BTM Kotagede menjadi institusi yang lebih modern, inklusif, dan kompetitif. Keberhasilan ini tidak hanya memperbaiki rasio likuiditas dan tata kelola keuangan, tetapi juga mendukung tujuan pembangunan ekonomi masyarakat dan pengurangan kemiskinan di tingkat lokal.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEMBANGUN NEGERI

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





