Keterkaitan antara Adopsi Good Agriculture Practice dan Produktivitas Padi Organik di Kecamatan Belitang Kabupaten OKU Timur
DOI:
https://doi.org/10.35326/agribisnis.v9i2.7874Abstract
Pertanian berkelanjutan menjadi isu strategis global seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap dampak negatif input kimia sintetis terhadap kesehatan dan lingkungan. Di Indonesia, tingkat adopsi Good Agricultural Practices (GAP) pada sistem padi organik masih rendah dan bervariasi, sehingga berdampak pada produktivitas yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat adopsi petani terhadap penerapan GAP padi organik serta mengidentifikasi hubungan antara tingkat adopsi tersebut dengan produktivitas di Desa Karang Sari, Kecamatan Belitang, Kabupaten OKU Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan metode survei terhadap 50 petani padi organik yang dipilih secara acak sederhana. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Rank Spearman. Hasil menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat kuat antara tingkat adopsi GAP dan produktivitas padi organik (rₛ = 0,762; p < 0,01). Dimensi sikap petani terhadap praktik pertanian yang baik memiliki pengaruh paling signifikan, sementara hambatan teknis dan kelembagaan berpengaruh negatif terhadap produktivitas. Penelitian ini mengindikasikan bahwa keberhasilan penerapan GAP membutuhkan dukungan kelembagaan, pelatihan teknis, serta akses terhadap input dan pasar. Implementasi strategi tersebut dapat mempercepat transformasi pertanian organik yang produktif, efisien, dan berkelanjutan di tingkat nasional.
Downloads
References
Charina, A., Kusumo, R. A. B., Sadeli, A. H., & Deliana, Y. (2018). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Petani Dalam Menerapkan Standar Operasional Prosedur (Sop) Sistem Pertanian Organik Di Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Penyuluhan, 14(1). Https://Doi.Org/10.25015/Penyuluhan.V14i1.16752
Fao. (2022). Fao 2022. In The State Of World Fisheries And Aquaculture 2022.
Kadar, M., Rauf, A., & Sirajuddin, Z. (2024). Peran Kelompok Tani Terhadap Peningkatan Adopsi Good Agricultural Pratice (Gap) Jagung Hibrida Di Desa Mongiilo Kabupaten Bone Bolango. Journal Of Food Security And Agroindustry, 2(1), 33–43. Https://Doi.Org/10.58184/Jfsa.V2i1.289
Keck, N., Treilles, M., Gordoncillo, M., Ivette, O. L. I., Dauphin, G., Dorado-Garcia, A., Eckford, S., Kabali, E., Gourlaouen, M., Latronico, F., Lubroth, J., Sumption, K., Song, J., & Mouillé, B. (2023). A Systematic Approach Toward Progressive Improvement Of National Antimicrobial Resistance Surveillance Systems In Food And Agriculture Sectors. Frontiers In Veterinary Science, 9. Https://Doi.Org/10.3389/Fvets.2022.1057040
Lenaini, I. (2021). Teknik Pengambilan Sampel Purposive Dan Snowball Sampling. Historis : Jurnal Kajian, Penelitian & Pengembangan Pendidikan Sejarah, 6(1).
Nahraeni, W., Masitoh, S., Rahayu, A., & Awaliah, L. (2020). Penerapan Good Agricultural Practices (Gap) Jeruk Pamelo (Citrus Maxima (Burm.) Merr.). Jurnal Agribisains, 6(1). Https://Doi.Org/10.30997/Jagi.V6i1.2804
Noor, S., Tajik, O., & Golzar, J. (2022). Defining Simple Random Sampling In A Scientific Research. International Journal Of Education & Language Studies Collection, 1(November).
Rachma, N., & Umam, A. S. (2021). Pertanian Organik Sebagai Solusi Pertanian Berkelanjutan Di Era New Normal. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (Jp2m), 1(4). Https://Doi.Org/10.33474/Jp2m.V1i4.8716
Rushendi, N., Sarwoprasdjo, S., & Mulyandari, R. S. H. (2017). Pengaruh Saluran Komunikasi Interpersonal Terhadap Keputusan Adopsi Inovasi Pertanian Bioindustri Integrasi Seraiwangi–Ternak Di Provinsi Jawa Barat. Jurnal Agro Ekonomi, 34(2). Https://Doi.Org/10.21082/Jae.V34n2.2016.135-144
Santos, A. P. S. (2019). Nursing Students’ Errors In Clinical Learning. Qualitative Outcomes In Mixed Methods Research. Revista Brasileira De Enfermagem, 72(1). Https://Doi.Org/10.1590/0034-7167-2018-0592
Susanti, D. D., & Wicaksono, A. M. (2019). Membangun Ekonomi Hijau Dengan Basis Pertanian Di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013 – 2018. Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah, 17(2). Https://Doi.Org/10.36762/Jurnaljateng.V17i2.795
Zaini, M. F., Maryani, A., Maryani, A., Musyadar, A., & Musyadar, A. (2021). Minat Anggota Kelompoktani Terhadap Penerapan Good Agricultural Practices (Gap) Pada Komoditas Cabai Merah (Capsicum Annuum L.) Di Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut. Agricore: Jurnal Agribisnis Dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad, 6(1). Https://Doi.Org/10.24198/Agricore.V6i1.28890.








